Elearning untuk Lombok

Lombok … Deep condolences to all the people who have suffered due to this earthquake. We are with and, thus, pray for you.

Gempa Lombok sedikit banyak berpengaruh pada proses perkuliahan. Dalam keadaan sedih seperti saat ini tentu saja keluarga ingin berkumpul untuk saling menguatkan, utamanya untuk saling meyakinkan bahwa sanak keluarga yang menjadi korban gempa dalam keadaan selamat. Sementara itu di waktu yang berdekatan, kuliah akan segera dimulai. Meninggalkan keluarga yang disayangi tentu saja berat, tetapi di saat yang sama mereka mesti meneruskan kuliah –tidak boleh ditinggalkan demi masa depan.

Untuk menjembatani keadaan yang dilematis ini, kami bermaksud menawarkan pengadaan elearning bagi UIN Mataram dan perguruan tinggi lainnya terdampak gempa yang memungkinkan kuliah jarak jauh terkontrol dengan baik dengan seperangkat standar mutu dan penjaminan mutu. Disain Elearning ini mampu mengendalikan interaksi dosen-mahasiswa dan mahasiswa-mahasiswa yang bisa diakses lewat HP Android di mana saja pada real time saat itu pula, atau bahkan di waktu yang berbeda sekalipun. Dengan cara seperti ini, mahasiswa yang sedang berada dalam lingkungan keluarganya masing-masing tidak akan ketinggalan dengan progress perkuliahan.

Kebutuhan yang diperlukan adalah:

No Item Biaya
1 Pengadaan Server Elearning 20.000.000
2 Instalasi & Setting Elearning 15.000.000
3 Modul Elearning 7.000.000
4 Pelatihan Elearning 20.000.000
T O T A L Rp. 62.000.000

Prakiraan dana ini adalah untuk satu perguruan tinggi. Semua ini bisa dipersiapkan/dilakukan sebelum perkuliahan semester gasal ini dimulai. Sehingga nantinya ketika semesteran sudah mulai, mahasiswa sudah bisa memulai/mengikuti proses perkuliahan sekalipun mereka masih berkumpul dengan sanak keluarga yang lokasinya jauh dari kampus.

Yang kami perlukan sekarang adalah dukungan resource dari para pihak untuk memfasilitasi ide ini bisa terwujud. Mohon berkenan Bapak/Ibu bisa mem-forward info ini ke pihak-pihak yang berwenang sehingga ide mulia ini bisa segera terealisir. Syukur alhamdulillaah kalau Bapak/Ibu justru bisa mengeksekusi ide ini menjadi kenyataan.

Terima kasih atas perhatiannya. Mohon maaf jika tidak berkenan.

Salam, R. Zain, team leader NCIE, HP/SMS/WhatsApp: 08562583961, https://ncie.or.id

Implementing elearning at the faculty level

A year ago we came to the IAIN Raden Intan (UIN then) twice, by May and Novemeber 2016, to effortlessly convinced the high ranking staffs to implement elearning. And yes they did it well, at least can be seen from the traffic of its elearning at http://elearning.radenintan.ac.id. Among other elearnings available from out clients, it has the highest number of users, about 26,000.

This week, 19-20 Sept 2017, we come back to the Raden Intan to implement its elearning at the faculty level. Had we ever considered low budget as primary hindrance to implementing elearning? We should have learnt from Fakultas Syariah of the Raden Intan then for it had only a little budget which could only cover a local resource person but had shown convincing approach by inviting NCIE resource person for which it had to provide roundtrip airfare, hotel and of course a bit higher payment. This is all done since they know how fruitful elearning bears for our ‘millennial’ students, a generation born some time in 1990’s.

Again, we are just wondering if the way we teach our students has not changed yet while the students we teach are of millennial generation, a generation that always has a mobile gadget on hand almost all the time. Elearning comes to renew lecturer’s pedagogic skill, a skill that is up to date to current development of ITs.